Lebih dari setengah kekerasan dan peperangan di dunia ini justru dimotivasi dan dijustifikasi oleh agama! Untuk itu, bagaimana agama dapat menjadi katalisator perdamaian di tengah kultur kekerasan dan peperangan ini? Perdamaian yang dimaksud di sini adalah situasi di mana setiap orang bisa menikmati kebebasan, keadilan, kesetaraan dan persaudaraan dengan sesamanya. Akar konflik dan kekerasan di antara umat berbagai agama ada yang muncul karena persoalan teologis dan non teologis. Di antara sumber tersebut, yang utama adalah ketidaksiapan umat beragama untuk hidup dalam masyarakat dan dunia yang multikultural. Ketika rasionalitas gagal mewujudkan visinya dalam membangun peradaban manusia yang penuh damai, agama kembali ditantang untuk membuktikan peran profetisnya untuk menciptakan perdamaian di dunia ini.
Copyrights © 2005