ABSTRAK Vaksin Covid-19 pada saat ini masih tergolong baru sehingga menimbulkan keraguan publik tentang Vaksin Covid-19. Hal ini disebabkan banyaknya isu yang beredar di masyarakat tentang Vaksin Covid-19. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesediaan masyarakat untuk divaksinasi Covid-19. Dengan menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi adalah masyarakat berusia 18 tahun keatas yang belum divaksinasi. Penelitian ini melibatkan 189 sampel yang diambil dengan menggunakan Purposive Sampling, teknik pengambilan sampel menggunakan univariat, bivariat, multivariat dengan uji regresi logistik berganda dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh secara signifikan dengan kesediaan untuk vaksinasi adalah pengetahuan, persepsi, isu/ rumor, media informasi, dukungan petugas dan dukungan keluarga. Sementara variabel yang tidak berpengaruh dukungan tetangga sekitar dan dukungan tokoh masyarakat. Pada akhirnya penelitian ini dapat dijadikan titik awal dalam memberikan edukasi dan motivasi terhadap masyarakat agar bersedia untuk divaksinasi. ABSTRACTThe Covid-19 vaccine is currently relatively new, raising public doubts about the Covid-19 vaccine. This is due to the many issues circulating in the community about the Covid-19 Vaccine. This study aims to find out the factors that affect people's willingness to be vaccinated against Covid-19. Using quantitative methods with cross sectional design. The population is a society aged 18 years and over that has not been vaccinated. The study involved 189 samples taken using Purposive Sampling, a sampling technique using univariate, bivariate, and multivariate with multiple logistic regression. The results showed that the variables that significantly influenced the willingness to vaccinate were knowledge, perceptions, issues/rumors, information media, officer support and family support. While variables that do not affect the support of neighbors around and the support of community leaders. In the end, this research can be used as a starting point in providing education and motivation to the public to be willing to be vaccinated.
Copyrights © 2022