Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh kinerja lingkungan, leverage, profil dan pertumbuhan perusahaan terhadap CSR disclosure, dengan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013 sebanyak 141. Sejumlah 117 perusahaan dijadikan sebagai sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. CSR disclosure diukur dengan menggunakan indeks GRI Versi 4.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa perusahaan dengan kinerja lingkungan yang baik dan perusahaan kategori high-profile memiliki tingkat CSR disclosure yang lebih tinggi. Sedangkan leverage dan pertumbuhan perusahaan tidak mempengaruhi tinggi rendahnya tingkat CSR disclosure. Ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol memiliki pengaruh positif signifikan terhadap CSR disclosure perushaan manufaktur di Indonesia. Penelitian selanjutnya dapat menguji tingkat CSR disclosure pada sektor, seperti sektor pertambangan, keuangan, dan konstruksi, untuk mendapatkan hasil yang akurat pada setiap sektor. Hal tersebut dikarenakan mengingat penelitian ini hanya menguji pada sektor manufaktur yang hasilnya tidak dapat digeneralisasikan pada sektor lain. The purpose of this study is to analyze the effect of environmental performance, leverage, profile and company’s growth on CSR disclosure. This study also uses the size of company as a control variable. The population of this study is 141 manufacturing companies listed in Indonesia Stock Exchange in 2013. By using purposive sampling technique, 117 companies are used as research sample. The analytical method applies multiple regression analysis. CSR disclosure is measured by using the GRI index 4.0 Version. The results show that the better environmental performance and companies in high-profile category, the more extensive CSR disclosure. Leverage and growth have no effect on CSR disclosure. The size of company as a control variable has positive effect on CSR disclosure in Indonesian manufacturing companies. Futher studies could test the level of CSR disclosure in other sector industries, such as mining, finance, and construction to gain accurate result in each sector. It’s caused this study only analysed CSR disclosure in manufacturing sector, so that the result can’t be generalize to other sectors.
Copyrights © 2015