Desa Gebangsari merupakan desa sentra industri gerabah di Kabupaten Kebumen. Pada zaman modern ini eksistensi industri gerabah terancam karena kegunaan gerabah tergantikan oleh peralatan modern yang berbahan dasar plastik atau aluminium. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi eksistensi industri gerabah di Desa Gebangsari dan menganalisis strategi bertahan perajin industri gerabah di Desa Gebangsari. Teknik analisis data yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif dengan persentase sederhana. Hasil penelitian menunjukan 1) profil perajin gerabah di Desa Gebangsari paling banyak perempuan, rentang usia 51-56 tahun dengan tingkat pendidikan terakhir sekolah dasar, produksi gerabah dikerjakan dengan cara tradisional yang menjadi pekerjaan tetap secara turun temurun oleh perajin. 2) faktor faktor yang mempengaruhi eksistensi industri gerabah yaitu: a) bahan baku mudah didapatkan dengan harga bahan baku sekali produksi Rp. 100.000-Rp. 200.000 b) bahan bakar tergolong mudah didapatkan dengan harga bahan bakar sekali proses pembakaran
Copyrights © 2022