Telah dilakukan penelitian tentang perbedaan penurunan kandungan ion nikel(II) pada proses koagulasi menggunakan FeSO4 dengan limbah besi pada limbah elektroplating. Limbah cair nikel dan limbah besi diambil dari salah satu industri rumah tangga pabrik pelapisan logam di Juwana, Pati, Jawa Tengah. Limbah besi berupa serbuk yang berasal dari proses pengamplasan yang sudah tidak terpakai lagi. Parameter yang diteliti adalah pH, massa, dan waktu kontak optimum. Pengukuran kadar ion nikel pada semua perlakuan ditentukan dengan metode spektroskopi serapan atom (SSA). Hasil penelitian diperoleh kondisi optimum pengendapan limbah Ni2+ dengan penambahan FeSO4 0,6 g terjadi pada pH 3, waktu 30 menit dengan penurunan ion nikel(II) sebesar 84,15%, sedangkan kondisi optimum pengendapan limbah Ni2+ dengan penambahan limbah besi 0,6 g terjadi pada pH 3, waktu 30 menit dengan penurunan ion nikel(II) sebesar 79,84%.
Copyrights © 2012