Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa turunan β-kariofilena hasil reaksi hidrasi β-kariofilena dalam pelarut diklorometana. Selain itu, untuk mengetahui pengaruh senyawa turunan kariofilena hasil reaksi hidrasi β-kariofilena pada pertumbuhan mikroba Eschericia Coli dan Staphylococcus Aureus. Penelitian diawali dengan mensintesis senyawa turunan β-kariofilena dari senyawa β-kariofilena dengan menggunakan reaksi hidrasi dalam suasana asam. Analisis senyawa turunan β-kariofilena dengan menggunakan IR dan Kromatografi Gas (GC). Selanjutnya sifat antibakteri senyawa turunan β-kariofilena tersebut diuji terhadap bakteri Eschericia Coli dan Staphylococcus Aureus. Dari hasil penelitian didapat bahwa senyawa turunan β-kariofilena hasil reaksi hidrasi β-kariofilena dalam pelarut diklorometana adalah senyawa kariofilena alkohol. Pengaruh senyawa turunan β-kariofilena hasil reaksi hidrasi β-kariofilena pada pertumbuhan mikroba Eschericia Coli dan Staphylococcus Aureus adalah semakin besar konsentrasi dan semakin lama di inkubasi maka semakin besar daya hambat yang dimiliki senyawa kariofilena alkohol terhadap tumbuhnya bakteri tersebut sampai batas maksimum yang telah diteliti adalah dengan konsentrasi 75% dan lama inkubasi 48 jam. Daya antimikroba pada kariofilena alkohol terhadap bakteri Eschericia Coli 1,3 cm dan bakteri Staphylococcus Aureus 1,5 cm.
Copyrights © 2012