Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi pengembangan kariofilena melalui reaksi oksidasi dengan KMnO4 dan untuk mengetahui perbedaan aktivitas antijamur Candida albicans antara kariofilena dengan senyawa hasil oksidasi kariofilena. Candida albicans merupakan salah satu organisme komensal yang bertindak sebagai flora normal pada tubuh manusia, tetapi Candida albicans dapat menyebabkan infeksi yang bersifat menyeluruh dan berakibat fatal. Uji aktivitas senyawa hasil oksidasi kariofilena terhadap jamur Candida albicans dengan menggunakan metode disc diffusion. Hasil penelitian menunjukkan: produk reaksi oksidasi kariofilena dengan oksidator KMnO4 suasana asam diperkirakan berupa senyawa kariolanol dengan konsentrasi sebesar 42,64%; senyawa hasil oksidasi kariofilena (konsentrasi 5% b/v; 25% b/v; dan 75% b/v) mempunyai aktivitas sebagai antijamur Candida albicans; senyawa hasil oksidasi kariofilena mempunyai aktivitas antijamur Candida albicans lebih efektif dibandingkan kariofilena; dan aktivitas antijamur Candida albicans dari senyawa hasil oksidasi kariofilena yang paling efektif ditunjukkan oleh konsentrasi uji 75% b/v dengan diameter hambatan rata-rata sebesar 17,33 mm.
Copyrights © 2012