Indonesian Journal of Chemical Science
Vol 2 No 1 (2013)

PEMANFAATAN TULANG IKAN KAKAP UNTUK MENINGKATKAN KADAR FOSFOR PUPUK CAIR LIMBAH TEMPE




Article Info

Publish Date
01 May 2013

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan limbah cair pabrik tempe sebagai pupuk organik cair dengan penambahan fosfor hasil isolasi tulang ikan kakap. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kadar fosfor hasil isolasi tulang ikan kakap merah, banyaknya EM4 yang perlu ditambahkan pada limbah cair, mengetahui besar peningkatan kadar fosfor pupuk cair setelah penambahan hasil isolasi. Proses isolasi fosfor dari tulang ikan kakap menggunakan pelarut H2SO4 30% pada suhu 95ÂșC selama 100 menit. Pupuk induk dibuat dari limbah pabrik tempe yang ditambah dengan EM4 variasi 1%, 2%, 3% dan difermentasi selama 12 hari. Fosfor hasil isolasi ditambahkan pada pupuk cair induk kadar fosfor paling tinggi, volume hasil isolasi divariasi 10, 20, 30 dan 40%. Kadar fosfor hasil isolasi tulang sebesar 0,838%, kadar fosfor pupuk cair variasi EM4 paling tinggi pada penambahan EM4 2% yaitu 0,033%. Penambahan hasil isolasi sebesar 10% meningkatkan kadar fosfor sebesar 278,4; 251,3; 278,4% dan 819%. Peningkatan kadar fosfor paling tinggi pada penambahan 40% yaitu sebesar 818,9%. Kadar fosfor dari semua penambahan hasil isolasi pada pupuk induk memenuhi standar mutu pupuk organik cair bedasarkan Peraturan Menteri Pertanian No. 28/ Pementan/ OT. 140/ 2 / 2009 yaitu sebesar < 2%

Copyrights © 2013