Telah dilakukan penelitian tentang peningkatan kadar N,P dan K pada pupuk organik cair dengan pemanfaatan Bat Guano. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bahwa limbah cair tempe dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan pupuk organik cair, mengetahui kadar N, P, dan K setelah bahan dasar difermentasi dengan EM-4, banyaknya massa Bat Guano yang harus ditambahkan ke dalam limbah cair tempe agar diperoleh kadar N, P, K tertinggi dan peningkatan kadar N,P dan K limbah cair tempe setelah ditambahkan Bat Guano (Kotoran kelelawar .Metode yang digunakan dalam analisis kadar N total menggunakan metode kjedahl yang terdiri dari 3 tahap yaitu destruksi, destilasi dan titrasi, sedangkan analisis kadar P dan K menggunakan metode spektrofotometri. Hasil penelitian didapat limbah cair tempe yang belum difermentasi kadar N (0.05%), P (0,048) dan K (0,02%), dan yang terfermentasi selama 8 hari (Sebelum penambahan Bat Guano) kadar N (0.22 %), P (0.063%) dan K (0.041%) dan setelah penambahan Bat Guano sebanyak 25 gr kadar N (0.67%), P (0.15%) dan K (0.127%). Dari hasil penelitian ini terjadi peningkatan kadar N (0,45%), P (0,087%), dan K (0,086%).
Copyrights © 2013