Kitosan bead merupakan salah satu modifikasi dari kitosan yang dapat menambah kereaktifitasan gugus fungsinya. Kitosan bead ini diikat silangkan dengan memvariasi konsentrasi asam sulfat 0,1; 0,5 dan 0,9 M untuk menambah kereaktifitasan gugus fungsinya. Hasil sintesis kitosan bead dan kitosan bead terikat silang asam sulfat dikarakteristik menggunakan FT-IR dan DR-UV untuk mengetahui gugus fungsi dan variasi energi gap. Hasil sintesis kitosan bead dan kitosan bead terikat silang asam sulfat ini kemudian diinteraksikan dengan zat warna Yellow IRK dengan menggunakan waktu dan pH maksimum. Zat warna Yellow IRK sebelum dan sesudah diinteraksikan dengan kitosan bead dan kitosan bead terikat silang asam sulfat terlebih dahulu diukur kadarnya menggunakan Spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 464 nm. Hasil penelitian menunjukan bahwa kitosan bead terikat silang asam sulfat 0,5 M memiliki tingkat protonasi yang paling baik. Kitosan bead terikat silang asam sulfat 0,5 M memiliki energi gap sebesar 1,17 eV paling kecil diantara kitosan bead yang lainnya. Banyaknya zat warna Yellow IRK yang teradsorpsi oleh kitosan bead sebesar 7,1001 mg/g dan banyaknnya zat warna Yellow IRK yang teradsorpsi oleh kitosan bead terikat silang asam sulfat (0,1; 0,5 dan 0,9 M) masing-masing sebesarĀ 12,7547 mg/g ; 13,2660 mg/g; dan 12,9487 mg/g.
Copyrights © 2013