Catatan editor ini membahas HARKing sebagai pelanggaran ilmiah yang penting dihindari oleh peneliti psikologi di Indonesia. Saya secara khusus menguraikan HARKing sebagai praktik yang bertentangan dengan prinsip dasar penelitian ilmiah (yaitu prinsip falsifikasi). Saya juga memberikan beberapa contoh praktik HARKing yang penting dihindari oleh peneliti psikologi. Terakhir, saya mencatat alasan penting mengapa Jurnal Psikologi Ulayat perlu memperhatikan praktik HARKing.
Copyrights © 2022