Indonesian Journal of Cardiology
Vol. 31, No. 2 Mei - Agustus 2010

Nilai prognostik dispersi QT pasca bedah pintas koroner

Budhi Setianto (Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FKUI dan Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, Jakarta)



Article Info

Publish Date
17 Jun 2013

Abstract

Hubungan antara dispersi QT pascabedah pintas arteri koroner dengan kejadian kardiovaskuler telah diteliti akhir-akhir ini oleh Agustinus dkk dari De-partemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler FKUI di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Hara-pan Kita secara restropektif dengan kesimpulan yang menarik perhatian untuk diberikan komentar. Bahwa dispersi QT > 60 milidetik pada subyek pasca BPAK telah meningkatkan risiko terjadinya kejadian kar-diovaskular mayor, gagal jantung akut dan sindroma koroner akut non fatal dalam pemantauan selama 1 tahun.Melihat desain penelitian yang tidak mengikut sertakan dispersi QT pra BPAK, merupakan kes-engajaan penulis agar lebih fokus pada penelitian prognosis pasca BPAK dengan dengan dispersi QT sebagai tolok ukurnya. Telah diketahui sebelumnya peranan BPAK dalam memperbaiki dispersi QT dalam arti memperpendek dispersi QT.

Copyrights © 2010






Journal Info

Abbrev

ijc

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

Indonesian Journal of Cardiology (IJC) is a peer-reviewed and open-access journal established by Indonesian Heart Association (IHA)/Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) [www.inaheart.org] on the year 1979. This journal is published to meet the needs of physicians and other ...