Kejadian nekrosis miokard yang ditandai oleh pelepasan biomarker jantung, hampir selalu terjadi sekitar tindakan bedah pintas arteri koroner (BPAK). Berbagai hal seperti trauma langsung akibat manipulasi bedah atau iskemia miokard akibat kardioproteksi yang inadekuat, trombosis arteri koroner maupun kegagalan akut graft adalah mekanisme kerusakan miokard pada BPAK.Beberapa mekanisme itu tidak dapat dihindari kejadianya oleh karena itu amat pent-ing menentukan ambang batas pelepasan biomarker jantung pasca BPAK yang berakibat jelek terhadap prognosis. Beberapa penelitian terdahulu telah men-coba menghubungkan kadar troponin T pasca BAPAK terhadap prognosis selama perwatan di rumah sakit maupun terhadap prognosis jangka panjang. Studi lain juga meneliti nilai prediksi troponin I pasca BPAK terhadap komplikasi selama perawatan maupun luaran jangka panjang.
Copyrights © 2010