Stenosis mitral (SM) merupakan salah satu penyakit katup mitral yang paling sering dijumpai di negara-negara berkembang seperti di Indonesia ini. Diagnosis awal kecurigaan suatu SM tentunya ditegakkan dari pemeriksaan fisik, anamnesa yang baik dan pemeriksaan penunjang yang sederhana lainnya seperti elektrokardiogram ataupun roentgen toraks. Ekokardiografi berperan sebagai alat untuk menegakkan diagnostik pasti sekaligus memberikan arahan manajemen selanjutnya serta menentukan prognosis pasien ke depannya. Untuk itu metode pemeriksaan dan pelaporan katup ini memerlukan keseragaman dalam rangka memberikan informasi yang lengkap bagi pasien dan kardiolog yang menanganinya untuk menentukan manajemen berikutnya.
Copyrights © 2010