Seorang laki-laki 54 tahun dengan PJK dan gagal jantung refrakter sekalipun diberikan terapi yang optimal. EKG menunjukkan gambaran irama sinus dengan RBBB, interval PR 240 mdet dan durasi QRS 160 mdet. Pemeriksaan ekokardiografi menunjukkan fungsi sistolik yang rendah dengan EF 15%, dilatasi LV dan terdapat bukti disinkroni intraventrikular.Terapi rutin pasien meliputi dosis optimal ACE inhibitor, ARB, beta blocker, lasix, spironolacton, nitrat, dan aspirin. Akan tetapi pasien masih sangat simtomatik dengan kelas fungsional NYHA kelas IV. Diputuskan untuk dilakukan pemasangan CRT.
Copyrights © 2008