Indonesian Journal of Cardiology
Vol. 26, No. 1 Januari - Maret 2002

Pengaruh Angioplasti Koroner Terhadap perubahan Dispersi QT Pasca Infark Miokard

Pudjo Harasto (Bagian Kardiologi Faklutas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta)
Rossana Barack (Bagian Kardiologi Faklutas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta)
Anasthasia Sari (Bagian Kardiologi Faklutas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta)
Otte J Rachman (Bagian Kardiologi Faklutas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta)



Article Info

Publish Date
20 Jun 2013

Abstract

Latar Belakang: Artimia ventrikular adalah penyebab yang paling umum dari kematian jantung mendadak dalam pasca infark miokard (IM). Banyak tanda-tanda dari kematian jantung mendadak pasca infark miokard yang telah dikenali. Salah satu dari tanda-tanda ini adalah dispersi QT yang meningkat pada kejadian iskhemia. Penelitian terdahulu mengungkapkan korelasi antara dispersi QT dan artimia ventrikular. Kami mengevaluasi pengaruh dari angioplasti koroner pada dispersi QT pada penderita pasca-IM.Metoda dan Hasil: Kami mengukur QT dan mengoreksi dispersi QT (QTc) sebelum angiopati, 24 jam dan 33 hari setelah prosedur. 37 Pasien diikutsertakan dalam penelitian ini, tetapi hanya 24 pasien yang dapat dianalisa. Garis acuan dispersi QT adalah 101,67+38,75 (115,02+36,82) ms. Berlainan halnya dengan dispersi QT, dispersi QT yang terkoreksi menurun secara bermakna menjadi 94,50+36,05 ms (p=0,018 dibanding garis acuan) setelah 24 jam. Evaluasi selanjutnya ditemukan bahwa dispersi QT tidak berubah terhadap garis acuan setelah 33 hari.Kesimpulan: Disimpulkan bahwa dispersi QT (QTc) pada pasien pasca-IM tidak menurun setelah angioplasti dengan berhasil.

Copyrights © 2002






Journal Info

Abbrev

ijc

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

Indonesian Journal of Cardiology (IJC) is a peer-reviewed and open-access journal established by Indonesian Heart Association (IHA)/Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) [www.inaheart.org] on the year 1979. This journal is published to meet the needs of physicians and other ...