Pada studi kohort resiko kematian penderita gagal ginjal kronik (GGK) lebih berhubungan dengan faktor resiko tradisional seperti hipertensi dan diabetes mellitus dibanding dengan faktor resiko yang lebih baru seperti C-reactive protein (CRP) dan fibrinogen. Faktor resiko konvensional didasarkan pada faktor-faktor yang biasa digunakan dalam stratifikasi resiko penyakit kardiovaskular seperti pada kohort Framingham, yaitu: usia tua, laki-laki, hipertensi, diabetes, merokok, dislipidemia dan LVH. Faktor resiko non-konvensioanl tidak didasari pada faktor aterosklerosis pada umumnya, namun faktor resiko yang dapat meningkat pada saat menurunnya fungsi ginjal, seperti inflamasi atau hal yang khusus yang berkaitan dengan pasien GGK seperti anemia.
Copyrights © 2009