Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh tax haven, bonus scheme, tunneling incentive dan debt covenant terhadap keputusan perusahaan untuk melakukan praktik transfer pricing pada perusahaan manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesia tahun 2018 sampai 2020. Sampel penelitian ini berjumlah 147 laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018 sampai 2020. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi logistik dengan bantuan perangkat lunak SPSS Statistics v.24. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa tax haven berpengaruh positif terhadap keputusan transfer pricing, bonus scheme berpengaruh negatif terhadap keputusan transfer pricing, tunneling incentive berpengaruh positif terhadap transfer pricing dan debt covenant berpengaruh positif terhadap transfer pricing.
Copyrights © 2022