Kelelahan kerja dapat dialami semua manusia, yang dipengaruhi faktor diri sendiri dan luar diri. Kelelahan disebabkan pekerjaan memiliki dampak buruk yakni menjadi penyebab terjadinya penyakit dan kecelakaan akibat kerja, sehingga memengaruhi produktivitas kerja. Apabila berlangsung lama maka pekerja maupun perusahaan mengalami kerugian waktu dan biaya. Pekerja bagian produksi PT. Citra Raja Ampat Canning memiliki keberagaman umur, pendidikan, status gizi, beban kerja dan prosedur kerja, ini menjadi penyebab terjadinya kelelahan kerja. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan umur dan status gizi dengan kelelahan kerja di PT. Citra Raja Ampat Canning. Jenis penelitian adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja bagian pembersihan dan penyortiran, pemotongan, serta pengisian ke dalam kaleng sebanyak 87 orang dan sampel sebanyak 73 orang, kriteria sampel adalah pekerja di bagian yang sudah ditentukan dan bersedia menjadi responden. Teknik pengambilan sampel adalah cluster random sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner Subjective Self Rating Test, timbangan dan mikrotois yang telah dikalibrasi. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank, dan α = 0,05. Hasil analisis umur nilai p = 0,02, status gizi nilai p = 0,01 artinya umur dan status gizi berhubungan dengan kelelahan. Kesimpulan penelitian semakin bertambah umur maka lebih mudah mengalami kelelahan dan status gizi tidak normal menjadi penyebab terjadinya kelelahan kerja. Diharapkan pihak perusahaan melakukan pemeriksaan kesehatan pekerja secara rutin dan menyediakan gizi seimbang serta menggabung kelompok umur pada setiap bagian agar produktivitas kerja tercapai.
Copyrights © 2022