Mesin
Vol. 25 No. 1 (2016)

Analisis Keselamatan Penumpang Train Set Akibat Efek Sekunder Tabrakan

Bagus Budiwantoro (Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, Institut Teknologi Bandung, Indonesia)
IGN Wiratmaja Puja (Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, Institut Teknologi Bandung, Indonesia)
Muhammad Agus Kariem (Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, Institut Teknologi Bandung, Indonesia)
Elias S. Sinuraya (Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, Institut Teknologi Bandung, Indonesia)



Article Info

Publish Date
09 Sep 2016

Abstract

Efek tabrakan kereta dapat dibagi atas dua kategori yaitu efek tabrakan primer (primary collision) dan efek tabrakan sekunder (secondary collision). Kedua efek tabrakan tersebut merupakan ancaman bagi keselamatan penumpang yang berada di dalam kendaraan. Paper ini terfokus pada keselamatan penumpang akibat efek sekunder tabrakan. Analisis tingkat keselamatan penumpang dilakukan dengan memanfaatkan data-data karakteristik perlambatan dan kecepatan selama terjadinya tabrakan. Selanjutnya diaplikasikan terhadap kriteria keselamatan yaitu Head Injury Criterion (HIC)/Severity Index (SI). Analisis keselamatan dan tingkat cedera penumpang dilakukan berdasarkan posisi, jarak rintang dan keberadaan modul penyerap energi impak. Penumpang pada baris 1 dan 2 mengalami perlambatan 74g dan 73g, sedangkan untuk baris selanjutnya, nilai perlambatan bervariasi antara 3g - 21g.  Jarak rintangan yang semakin dekat akan mengakibatkan penumpang tersebut mengalami tingkat cedera yang semakin tinggi. Variasi kecepatan, massa penumbuk, dimensi modul penyerap energi impak, akan mempengaruhi tingkat cedera penumpang.

Copyrights © 2016