Desa Rejoagung merupakan salah satu desa di Banyuwangi yang memiliki potensi yang besar dalam meningkatkan produksi gula kelapa. Pemasaran gula kelapa hanya dijual kepada pengepul di desa tersebut. Sehingga, gula kelapa sering mengalami peningkatan dan penurunan harga yang tidak menentu dikarenakan hanya berpatokan pada harga yang ditentukan oleh pengepul, serta pengrajin gula kelapa sangat minim pengetahuan mengenai cara pemasaran produk. Untuk membantu permasalahan tersebut, mahasiswa Universitas jember melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan pembuatan produk inovasi gula kelapa dan strategi pemasaran yang dapat diterapkan di masa pandemi COVID-19 yakni strategi digital marketing. Metode yang digunakan adalah metode kelas secara offline, metode pelatihan penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran, dan metode pelatihan pembuatan produk inovasi gula kelapa. Dampak yang dirasakan setelah adanya penyuluhan dan pelatihan pembuatan produk inovasi gula kelapa serta strategi digital marketing yaitu pengrain gula kelapa dapat melakukan pemasaran secara online dan pendapatan pengrajin gula kelapa meningkat dengan adanya penjualan produk inovasi gula kelapa
Copyrights © 2022