Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya pelajar SMA yang menikah sebelum menyelesaikan studinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Implementasi Program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR) di SMA Negeri 1 di kecamatan Sekayam yang dilihat dari berbagai faktor yakni ukuran dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik agen pelaksana, sikap disposisi pelaksana, dan komunikasi antar organisasi yang ditinjau dengan teori Van Meter dan Van Horn. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik penngumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk menjamin validitas data maka menggunakan triangulasi sumber. Analisis data dengan menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja sudah berjalan dengan baik, namun untuk sumber daya manusia dan non manusianya masih belum maksimal karena tidak semua sekolah menjalankan program PKBR melalui PIK remaja ini. Untuk itu DINSOSP3AKB sebaiknya mengadakan sosialisasi secara keseluruhan, tidak hanya kepda siswa nya saja melainkan guru juga, serta lebih memperhatikan apa saja sarana dan prasarana yang diperlukan untuk terselenggaranya PIK dengan lancar. Kata-kata kunci: Kebijakan Publik, Implementasi Kebijakan, Penyiapan kehidupan
Copyrights © 2018