Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi Program Keluarga Berencana (KB) pria (vasektomi) pada Bidang Keluarga Berencana yang dilaksanakan di Kecamatan Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah. Permasalahan penelitian ini adalah tidak adanya akseptor KB pria (vasektomi) pada tahun 2015 sampai tahun 2017. Permasalahan tersebut dianalisis dengan menggunakan teori William N. dunn (dalam Nugroho, 2009:537) terdapat tiga kriteria evaluasi yaitu efektifitas, efisiensi dan kecukupan. Efektivitas berkenaan dengan apakah kebijakan atau program sudah berjalan dengan baik dan mencapai hasil yang diinginkan, efisiensi berkenaan dengan seberapa besar usaha yang dilakukan oleh pihak implementor dalam melaksanakan program, dan kecukupan berkenaan dengan seberapa jauh program dapat memecahkan masalah yang ada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah penilaian terhadap efektivitas, efisiensi dan kecukupan terkait dengan program vasektomi belum terlaksana dengan baik karena sama sekali tidak ada akseptor yang mau mengikuti program vasektomi dari tahun 2015-2017. Saran penelitian ini adalah Bidang Keluarga Berencana Dinas Kesehatan Kependudukan Dan Keluarga Berencana selaku implementor program vasektomi perlu menyediakan fasilitas berupa klinik khusus untuk pelaksanaan vasektomi dan perlu melaksanakan sosialisasi secara rutin dan berkala. Kata-kata kunci: Evaluasi Program, Keluarga Berencana, Vasektomi.
Copyrights © 2017