PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN SATU DESA SATU PRODUK DI SIANTAN HULU KOTA PONTIANAK

MARDIANA NIM. E01109058 (fisip)



Article Info

Publish Date
22 Apr 2018

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui dan menganalisis Kebijakan satu desa satu Produk di Siantan Hulu. Adapun permasalahan penelitian ini adalah adanya hambatan dalam produk  lidah buaya, hambatan – hambatan yang dirasakan industri kecil dalam memasarkan Produk. Dalam penelitian ini  peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan  deksriptif untuk menggambarkan keadaan yang sebenarnya berdasarkan data dan fakta di lapangan. Untuk menganalisis permasalahan tersebut peneliti menggunakan teori Edward III yang meliputi 4 variabel yaitu komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, dan struktur Birokrasi. Hasil penelitian ini  menunjukkan bahwa hambatan usaha industri kecil lidah buaya di siantan Hulu adalah sulitnya Pemasaran hasil produk lidah buaya, dan Prosedur untuk Pemasaran daerah dipersulit.selain itu komunikasi yang berjalan belum optimal, kurangnya sumberdaya manusia (staff/ pegawai) dalam melaksanakan program tentang produk unggulan, kurangnya tingkat kesadaran pelaku usaha tentang lidah buaya. Saran peneliti adalah kerjasama antara pihak pemerintah dan swasta untuk pengembangan, promosi produk melalui penyelenggaraan pameran dengan mengundang para pelaku bisnis, pemerintah menjadi mediator pertemuan pelaku usaha dan investor, perbaikan sistem birokrasi, usaha industri kecil dan Aloe Vera Center (AVC) melakukan inovasi hasil olahan lidah buaya dan promosi dalam bentuk iklan.Kata-Kata Kunci : Satu Desa Satu Produk,Lidah Buaya 

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

publika

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen ...