Perawat sebagai kelompok tenaga kesehatan terbesar masih mengalami kesulitan dalam pencapaian target kinerja. Kompensasi berbasis kinerja (program remunerasi) didesain untuk memberikan dorongan kepada perawat agar dapat memenuhi target pencapaian dan meningkatkan kinerja. Perawat melaporkan ketidaksesuaian antara kinerja dengan kompensasi yang diterima. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman perawat pelaksana dalam pemenuhan target kinerja pada implementasi remunerasi di Rumah Sakit Wilayah Jawa Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan dengan teknik indepth interview hingga mencapai saturasi data yang melibatkan 8 (delapan) partisipan yang merupakan perawat pelaksana yang bekerja di ruang rawat inap. Data dianalisis menggunakan metode The Collaizi’s 7-step. Terdapat 5 (lima) tema besar yang diidentifikasi dari analisis tekstual. Kelima tema tersebut yaitu beban kerja, etos kerja, ketidakpuasan kerja, pendekatan kepemimpinan serta kurangnya pengetahuan dan informasi mengenai remunerasi. Dapat disimpulkan bahwa dari pengalaman perawat tereksplorasi berbagai hambatan yang dihadapi perawat dalam memenuhi target kinerja secara umum berkaitan dengan konteks organisasional. Oleh karena itu direkomendasikan sinkronisasi seluruh elemen dalam sistem penilaian kinerja perawat disertai dengan pendekatan kepemimpinan yang lebih partisipatif.
Copyrights © 2021