Media sosial tidak hanya menjadi wadah penyebaran informasi umum, namun sering jadi wadah mengedukasi masyarakat dengan jangkauan yang luas. Salah satu media sosial yang memiliki banyak peran adalah YouTube yang dinilai mudah memberikan informasi dan edukasi dengan subtitle teks baik bahasa Indonesia maupun bahasa asing. YouTube juga dianggap sebagai salah satu media sosial yang dapat dengan cepat menyebarkan ideologi baru, termasuk ideologi antirasisme yang digaungkan oleh saluran YouTube DramatizeMe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma kritis untuk mengetahui individu tidak hanya belajar tentang dunia sosial, tetapi melihat keamanan tindakan untuk mengubahnya. Setiap peristiwa dianggap memiliki makna yang berbeda dan bertujuan membangun makna baru. Analisis yang digunakan adalah analisis wacana kritis Norman Fairclough. Teknik pengumpulan data melalui cuplikan adegan dan teks yang terdapat dalam video di kanal YouTube DramatizeMe. Temuan penelitian mengungkap adanya edukasi antirasis dalam kanal YouTube DramatizeMe. Pembuat video berusaha menggambarkan isu diskriminasi rasial dan gender dalam karya mereka itu sebagai bentuk pelanggaran hak asasi manusia dan layak mendapatkan perhatian publik yang lebih luas.
Copyrights © 2022