Dalam pelaksanaan metode dakwah di suatu lembaga pendidikan Islam seperti pondok pesantren, peran seorang Kiai sangat penting dalam menentukan keberhasilan. Seorang Kiai atau pemimpin pondok pesantren dituntut untuk memiliki kemampuan dan kepandaian dalam perannanya sebagai pendakwah agar pesan dakwah tersampaikan kepada para objek dakwah ( santri) secara efektif dan efisien serta tepat sasaran. Peryataan di atas menimbulkan petanyaan bagi peneliti. Bagaimana konsep metode dakwah Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA di Pondok Pesantren Aamanatul Ummah Pacet- Mojokerto? Bagaimana penerapan metode dakwah Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA? Dan hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi dalam menerapkan metode dakwah tersebut.Penelitian yang peneliti lakukan ini mengunakan teknik metode kualitatif, dengan pendekatan pada analisis Interaksi Simbolik. Proses pengumpulan data menggunakan teknik deskritif analitik yaitu data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar, dokumentasi dan bukan angka-angka.Yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara yang mendalam dengan narasumber dan dokumentasi yang akan menghasilkan penafsiran bagi peneliti.
Copyrights © 2021