Good governance adalah wujud pemerintahan yang dilakukan oleh pimpinan, sedangkan public trust dalam tulisan ini dimaksudkan sebagai sikap yang ditunjukkan bawahan terhadap pimpinannya kendatipun public trust merupakan istilah yang sebenarnya digunakan untuk masyarakat luas. Tulisan ini akan menjelaskan bagaimana hubungan sebab-akibat tersebut dalam kepemimpinan perpustakaan perguruan tinggi. Dengan harapan bahwa pimpinan perpustakaan perguruan tinggi dapat menata dan mengevaluasi dirinya, agar public trust tercipta dalam kepemimpinannya sehingga memperlancar pelaksanaan program yang dicanangkan sesuai visi dan misi yang diembannya. Pimpinan perpustakaan perguruan tinggi harus berupaya menciptakan good governance dalam kepemimpinannya dengan melakukan tindakan yang serba transparan dan memberikan kesempatan bagi siapapun untuk melakukan pengawasan. Dengan demikian public trust akan tebangun dengan sendirinya, yang ditandai dengan kesetiaan, kepercayaan, dan dukungan semua bawahan secara sukarela. Sosialisasi baik mengenai semua program yang dicanangkan maupun kondisi keuangan perpustakaan sangat penting artinya. Selama ia berpikir bahwa transparan dan akuntabilitas akan mengurangi rejekinya, maka tak ada maknanyalah kepemimpinan dirinya di mata anak buahnya.
Copyrights © 2008