Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital
Vol 18 No. 1 Juni 2021

KESESUAIAN WILAYAH BUDIDAYA IKAN KERAPU BERDASARKAN CITRA SATELIT LANDSAT 8 OLI/TIRS STUDI KASUS (PERAIRAN KECAMATAN GEROKGAK, PROVINSI BALI)

Febiana Nur Azizah (Departemen Geografi, Universitas Indonesia)
Pingkan Mayestika Afgatiani (Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh LAPAN)
Syifa Wismayanti Adawiah (Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh LAPAN)
Nanin Anggraini (Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh LAPAN)
Devica Natalia Br Ginting (Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh LAPAN)
Ety Patwati (Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh LAPAN)
Wikanti Asriningrum (Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh LAPAN)



Article Info

Publish Date
27 Apr 2022

Abstract

Perairan di Kecamatan Gerokgak merupakan salah satu perairan di Indonesia yang memiliki potensi sebagai lahan untuk perkembangan perikanan budidaya, salah satunya adalah budidaya ikan kerapu. Maka dari itu untuk meningkatkan potensi budidaya ikan kerapu, perlu sekali untuk mengetahui lokasi yang tepat untuk membudidayakan ikan kerapu. Penelitian ini menggunakan overlay antara parameter oseanografis yaitu suhu permukaan laut (SPL), salinitas, klorofil dan Total Suspended Solid (TSS). Selain itu, penelitian ini melakukan pendekatan teknlogi penginderajaan jauh menggunakan citra satelit Landsat 8 OLI/TIRS. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perairan Kecamatan Gerokgak memiliki perairan yang sesuai untuk budidaya ikan kerapu, salah satunya adalah Teluk Penerusan. Dari hasil korelasi antara nilai suhu permukaan laut dan klorofil dengan nilai insitu menghasilkan bahwa adanya korelasi yang baik dan mengartikan bahwa algoritma yang digunakan sudah baik dengan nilai r2=0,661 untuk suhu permukaan dengan insitu dan r2=0,686 untuk klorofil dengan insitu dan nilai r2=0,658 untuk TSS dengan insitu.

Copyrights © 2021