Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian motivasi belajar terhadap keinginan berhasil, dorongan belajar, dan cita-cita di masa depan. Penelitian ini dilakukan pada 46 orang responden selama bulan Juli-September 2019. Penyampaian materi menggunakan pendekatan model pembelajaran attention, relevance, confidence, dan satisfacation (ARCS) yaitu metode dengan memfokuskan perhatian mahasiswa dengan menyesuaikan materi pembelajaran dengan kondisi mahasiswa untuk meningkatkan percaya diri dan kepuasan dari mahasiswa. Analisis univariat menunjukkan bahwa kategori umum responden yang terlibat dalam penelitian, minimal 17 tahun dan maksimal 24 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian motivasi belajar tidak berpengaruh pada keinginan berhasil dan dorongan belajar, namun bermakna pada cita-cita di masa depan. Efektivitas dalam pemberian intervensi perlu diperhatikan pada jumlah responden dalam satu kelas, waktu yang digunakan dan kondisi fisik dari fasilitator. Semakin baik kondisi kesehatan dan keadaan fasilitator memberikan hasil yang positif dalam intervensi kelas
Copyrights © 2022