Meskipun penerapan kebijakan pengendalian tuberkulosis (TB) telah dilaksanakan di UPT Pemasyarakatan, tapi jumlah warga binaan pemasyarakatan yang menderita penyakit ini masih tinggi seperti yang terjadi di lembaga pemasyarakatan (lapas) kelas I Cipinang. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan pengendalian TB di lapas Kelas I Cipinang berdasarkan teori implementasi kebijakan publik dari Mazmanian dan Sabatier (1989) karena teori ini mengindentifikasi beragam variable yang mempengaruhi pencapaian tujuan pada keseluruhan proses implementasi. Data pada penelitian ini dikumpulkan melalui metode literature review sembari tetap memperhatikan kredibilitas sumber data. Hasil penelitian menunjukkan selain karena faktor instrinsik dari lapas itu sendiri, komitmen pimpinan, kejelasan isi kebijakan, dan kolaborasi antar sector merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi penyelenggaran kebijakan pengendalian TB. Oleh karena itu ke depannya perlu dilakukan kajian yang lebih mendalam terhadap faktor-faktor ini sehingga tujuan dari kebijakan ini tercapai. Kata kunci : Implementasi kebijakan publik, tuberkulosis, lembaga pemasyarakatan
Copyrights © 2020