Konservasi Hayati
Vol 18, No 1 (2022): APRIL

KAJIAN PATOGEN PENYEBAB PENYAKIT PADA TANAMAN MELON (Cucumis melo L.) DI BENGKULU

Nela Zahara (Universitas Bengkulu)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2022

Abstract

Identifikasi patogen penyebab penyakit pada tanaman melon diperlukan untuk mempertimbangakan teknik pengendalian yang baik dilakukan. Kurangnya pengetahuan petani mengenai jenis patogen yang menyerang tanaman melon menyebabkan sering terjadinya kesalahan dalam pengendalian tanaman yang terserang penyakit. Untuk itu tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui patogen apa saja yang menyerang tanaman melon. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Srikoncoro, Blok 7, Pondok Kelapa, Bengkulu pada Januari–Februari 2021. Bahan yang digunakan adalah jaringan tanaman melon yang bergejala. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan diduga bahwa cendawan yang terdapat pada tanaman melon yang telah dibiakkan pada media PDA selama kurang lebih 3-4 hari adalah dari jenis Fusarium oxysporium. Fusarium oxysporium merupakan cendawan patogen tular tanah, yang dapat menyerang bagian akar tanaman dan merusak jaringan pembuluh pada tanaman. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan cendawan tumbuh membentuk makrokonidia bersekat dengan ujung meruncing. Pada tanaman melon yang dijadikan sampel pengamatan, ditemukan tanaman melon terserang penyakit layu Fusarium oxysporium dengan gejala tanaman layu, mengering serta bagian jaringan batang rusak.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

hayati

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology

Description

Konservasi Hayati Journal is a Journal majoring in Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Bengkulu University. KonservasI Hayati Journal publish as much as 2 times in one year ie January-June and July-December edition. In 2020, KH began to publish 6 articles in one volume a year in ...