Sebuah alat pencacah kayu mudah pindah telah dibangun dengan tujuan untuk membuat serpih dari limbah tebangan berdiameter di bawah 20 cm. Pengujian prototipe alat dilakukan Kampung Cipari, BKPH Sukanegara Selatan, KPH Cianjur dan di BKPH Sadang Purwakarta. Kinerja alat pencacah prototipe yang baru mampu merubah seluruh limbah menjadi serpih dengan hasil rata-rata sebanyak 582 kg/jam. Biaya pemilikan dan operasi pembuatan serpih secara keseluruhan berjumlah  Rp 62.929/jam, maka biaya untuk pembuatan serpih adalah Rp 108/kg. Pada prototipe pembuat serpih Tipe-1 biaya pemilikan dan operasi adalah sebesar Rp 247/kg, oleh karena itu prototipe pembuat serpih ke dua semakin lebih baik dan biaya pembuatan serpihnya lebih murah. Dengan biaya sewa alat sebesar Rp 125/kg diperoleh  NPV sebesar Rp 13.209.928 dengan IRR sebesar 30%. Â
Copyrights © 2013