Jurnal Masyarakat dan Budaya
Vol. 8 No. 1 (2006)

A BLEND OF LOCAL AND SCRIPTURAL LAWS? (A CASE STUDY ON DISPUTE SETTLEMENT OF THE GAYOS OF INDONESIA AND THE TAUSUG OF THE SOUTHERN PHILIPPINES)

Leolita Masnun (Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan (P2KK - LIPI))



Article Info

Publish Date
03 Oct 2015

Abstract

Artikel ini mengkaji praktek penyelesaian konflik personal pada masyarakat yang hidup di dalam sistem hukum yang majemuk. Diskusi difokuskan pada dua masyarakat Muslim yang berasal dari wilayah Negara, wilayah geografis dan budaya yang berbeda, yaitu masyarakat Gayo (Indonesia) dan masyarakat Tausug (Philipina). Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengkaji bagaimana aturan-aturan hukum keagamaan, kondisi sosial-politik, dan tradisi budaya saling jalin berkelindan di dalam membentuk konsep masyarakat tentang hukum, dan bagaimana manifestasi konsep tersebut pada penyelesaian konflik. Melalui pendekatan praksis (diskursus) dapat dilihat bahwa agama sebagai realitas sosial bukanlah sebuah entitas yang tunggal, seragam, apalagi monolitik. Analisis memperlihatkan bahwa amalgamasi antara ketiga sistem nilai yang berbeda akan menghasilkan variasi pada artikulasi hukum dan juga praktik penyelesaian konflik di antara masyarakat Muslim. Data diperoleh dari penelusuran literature dan dianalisa dengan menggunakan metoda analisa naratif. Kata Kunci: Gayo, Tausug, conflict resolution

Copyrights © 2006






Journal Info

Abbrev

Publisher

Subject

Description

Jurnal Masyarakat dan Budaya (JMB) or Journal of Society and Culture is a peer-reviewed journal that aims to be an authoritative academic source on the study of society and culture. We publish original research papers, review articles, case studies, and book reviews focusing on Indonesian society, ...