Abstrak Tulisan ini mendiskusikan media event melalui eksekusi mati narapidana perdagangan narkoba di Indonesia. Industri media di Indonesia menggunakan peristiwa tersebut sebagai komoditas bernilai tinggi. Eksekusi mati di Indonesia adalah media event karena menarik perhatian para pembaca dan mendorong mereka untuk terus menginginkannya. Data dikumpulkan dari dua portal media daring dengan tingkat kepadatan tertinggi, yaitu Kompas.com dan Detik.com berdasarkan indikator Alexa. Hasil riset menunjukkan bahwa pemberitaan eksekusi mati adalah sebuah media event yang sangat besar dalam pers daring Indonesia. Kata kunci: eksekusi mati, media event, pers daring, media daring, sensasionalisme Abstract This paper discusses the media events using the case of drug traffickers’ death execution in Indonesia. The media industries in Indonesia use these events as a high commodity product. Death executions in Indonesia can be considered as media events as they captivate the media audiences and encourage them to crave for more and more. The data were collected from two online media, namely Kompas.com and Detik.com, in which those two gain the highest traffic as indicated by the Alexa’s indicators. The analysis of media event shows bias towards sensationalism. Keywords: death execution, media event, online press, cyber media, sensationalism
Copyrights © 2015