Abstrak Komodifikasi memainkan peran di dalam mempengaruhi dan memberi rambu-rambu di dalam pemakaian mode muslimah. Jika pada tahun 80-an penggunaan jilbab memiliki makna ideologis dan politis, maka saat ini telah berkembang menjadi mode. Artikel ini menggunakan media sosial sebagai tempat konstruksi sosial tentang mode muslimah, melalui beberapa tampilan yang berisi pemaknaan tentang cara berpakaian muslimah. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa pemaknaan merupakan komodifikasi dari nilai keagamaan yang dikonstruksikan melalui mode muslimah. Pengamatan riset ini memadukan unsur-unsur konstruksi dari Ninian Smart serta SjØrup dan Christensen, yang memperlihatkan bahwa komodifikasi telah terjadi mulai dari unsur makna, ritual, hingga dimensi material. Kata kunci: komodifikasi, mode muslimah, konstruksi sosial Abstract Commodification plays a significant role in the meaning production of Moslema fashion, a term mostly used to capture a fast growing trend. It shows a social change. While in the 80’s women used jilbab in ideology and political terms, in the recent days jilbab becomes a more fashion trend. This article uses social media cases that represent the social construction of Moslema fashion. This research used several construction elements from Ninian Smart as well as SjØrup and Christensen to capture the commodification form -from the meaning, ritual to the material dimension of commodification. Keywords: Commodification, Fashion Moslema, Social Construction
Copyrights © 2015