Jurnal Seni Tari
Vol 9 No 2 (2020): Vol 9 No 2 (2020)

Pandangan Masyarakat terhadap Kehadiran Penari Topeng Putri dalam Upacara Adat Ngarot di Desa Jambak Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu




Article Info

Publish Date
30 Nov 2020

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan pandangan masyarakat terhadap kehadiran penariTopeng dalam upacara adat Ngarot di Desa Jambak Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu.Penelitian ini juga mengutarakan tentang teks pertunjukan penyajian tari Topeng Putri dalam upacaraadat Ngarot. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan latar penelitian di Desa JambakKecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat. Objek dalam penelitian adalah tariTopeng dalam konteks upacara adat Ngarot, dengan subjek penelitian Wangi Indriya sebagai seniman,Ropendi sebagai penari topeng, dan beberapa tokoh masyarakat. Teknik pengumpulan datamenggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Kemudian dalam menganalisis data hasilobservasi, wawancara, dan studi dokumentasi penulis melakukan beberapa tahapan melalui reduksidata, penyajian data, uji keabsahan data dengan triangulasi serta hasil kesimpulan. Hasil penelitianmenunjukan bahwa pada awalnya keterlibatan tari Topeng dalam upacara adat Ngarot ditarikan olehDalang Topeng Putra namun pada tahun 2009 upacara adat Ngarot mencoba divariasikan denganmenghadirkan Dalang Topeng Putri. Hal ini menimbulkan berbagai argumen negatif di kalanganmasyarakat Desa Jambak. Sebagian besar masyarakat tidak setuju dengan kehadiran Dalang TopengPutri dengan alasan akan merubah adat istiadat yang sudah berlangsung turun temurun, mengubahfungsi dari Topeng tersebut, mencegah kesalahpahaman dalam pergaulan muda-mudi yang berkaitandengan gender serta mengurangi minat masyarakat dalam mengapresiasi upacara adat Ngarot. Dengandemikian Dalang Topeng dalam upacara adat Ngarot tetap ditarikan oleh Dalang Topeng Putra.

Copyrights © 2020