AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian
Volume 28, Nomor 2 Agustus 2010

PENGARUH PENERAPAN SISTEM SIRKULASI AIR PROSES INDUSTRI TAPIOKA PADA PRODUK DAN BEBAN CEMARAN

Endang Tri Hastuti, Karyadi, Sigit Kartasanjaya (Unknown)



Article Info

Publish Date
12 Aug 2013

Abstract

Industri pati tapioka merupakan industri yang membutuhkan banyak air. Untuk memproses satu ton ketela pohon dibutuhkan air sebanyak 6 sampai 9 m3, dan air proses tersebut setelah digunakan untuk perendaman dan mengekstrak pati tapioka, langsung dibuang sebagai limbah cair industri. Pada penelitian ini air proses pengolahan tapioka digunakan lagi secara sirkulasi dan berulang kali (reuse) sebanyak lima kali.untuk mengekstrak pati tapioka. Hasil percobaan menunjukkan bahwa penggunaan air proses secara berulang sebanyak 5 kali dapat di hemat penggunan air proses sebesar 80%, dan volume limbah cair diminimalkan sampai 74,52 %, namun beban cemaran limbah cair semakin tingggi. Tanpa proses sirkulasi beban nilai BOD mencapai 10541 mg/l pada sirkulasi ke dua sampai ke lima sebesar 15616 mg/l, 17563 mg/l, 20.886 mg/l dan 23.424 mg/l. Dari hasil percobaan diketahui bahwa semua proses ekstraksi dihasilkan pati tapioka berwarna putih, dengan derajat putih (whiteness) rata-rata 82,1 %. Warna putih tapioka setelah diuji dengan uji t tak berbeda nyata; 0,057624 t tabel 0,05 sebesar 3,84). Sedangkan berat pati tapioka rata-rata 246,266 gram setelah diuji dengan uji t tak berbeda nyata 1,411 t tabel 0,05 sebesar 3,84). Penerapan sistem sirkulasi air proses pada indsutri tapoika terbukti dapat menghemat air proses, namun hasil tapioka tetap putih dengan hasil berat pati yang tak berbeda, namun beban cemaran limbah cairnya semakin meningkat Kata kunci: air proses, ekstrak, limbah cair tapioka, derajat putih

Copyrights © 2010






Journal Info

Abbrev

am

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

The articles published are the results of research on the theory and practice of the application of agricultural science which includes: 1. Plant Science 2. Agronomics 3. Agro-technology 4. Agro-Ecosystems and the Environment 5. fisheries and livestock 6. Food Science 7. Agricultural Business 8. ...