Kepadatan mineral tulang dapat berubah seiring waktu disebabkan ketidakseimbangan antara asupan kalsium dengan kecukupan kalsium yang dianjurkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan asupan kalsium di Prodi Gizi Universitas MH Thamrin tahun 2021. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dan dilakukan pada bulan Juni 2021. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik stratified random sampling dengan sampel berjumlah 106 orang dan dianalisis menggunakan uji chi square. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pengisian kuesioner melalui google form. Data yang diperoleh dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan 85,8% responden memiliki asupan kalsium kurang dengan rata-rata 467,5mg±317,1 atau setara dengan 38,9% AKG untuk responden berusia 17-18 tahun dan 46,7% AKG untuk responden berusia 19-21 tahun . Analisis bivariat menunjukkan bahwa frekuensi konsumsi susu (p-value = 0,004) dan akvititas fisik (p-value = 0,010) memiliki hubungan yang signifikan dengan asupan kalsium. Kesimpulannya adalah asupan kalsium dipengaruhi oleh frekuensi konsumsi susu dan aktivitas fisik. Untuk responden dengan asupan kalsium cukup diharapkan mempertahankan asupan kalsiumnya. Disarankan responden dengan asupan kalsium kurang agar memperbaiki asupan zat gizi yang seimbang terutama asupan kalsium.
Copyrights © 2021