Saat ini, perkembangan industri yang begitu pesat menuntut praktisi HR agar mampu memanfaatkan talenta SDM untuk mencapai tujuan kompetitif organisasi. Praktisi HR diharapkan mampu mengenali individu dengan kompetensi terbaik, menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan individu, serta mengelola dan mengembangkan kompetensi individu (Dubois Rothwell, 2004). Oleh karena itu, banyak perusahaan yang mulai menerapkan sistem manajemen talenta untuk mengelola dan meningkatkan kualitas kerja karyawan, salah satunya sebuah perusahaan pengembang properti di Surabaya yang telah berdiri selama 40 tahun. Saat ini, perusahaan tersebut berencana mengembangkan sistem manajemen talenta berbasis kompetensi, namun perusahaan masih belum memiliki dokumen-dokumen yang dibutuhkan sebagai kriteria dasar penerapan sistem manajemen, yaitu uraian pekerjaan dan kamus kompetensi. Dalam usaha memenuhi kriteria tersebut, dilakukan analisis jabatan dan asesmen kompetensi sebagai strategi awal pengembangan. Penelitian ini dilakukan pada dua sampel jabatan yang terdiri dari jabatan Chief Tenant Relation dan Fitting Out Supervisor. Proses pengumpulan data dilakukan dengan metode kualitatif melalui wawancara, analisis dokumen, dan studi literatur. Penelitian ini menghasilkan: 1) revisi uraian pekerjaan dan alur kerja yang lebih akurat dan sesuai dengan KPI; 2) kamus kompetensi yang dilengkapi dengan standar dan aspek kompetensi; 3) panduan untuk melakukan asesmen kompetensi; serta 4) rekomendasi pengembangan kompetensi bagi pemegang jabatan.
Copyrights © 2022