Lereng adalah suatu bidang pada permukaan bumi yang terbentuk karena kemiringan sudut tertentu terhadap bidang horizontal. Lereng dapat diklasifikasikan menjadi lereng alami dan lereng buatan. Stabilitas lereng memiliki peran penting dalam upaya keselamatan manusia dan kekuatan bangunan yang akan dibangun di sekitar wilayah lereng. Soil nailing merupakan suatu bentuk perkuatan dalam upaya untuk meningkatkan stabilitas lereng guna menghindari potensi longsor. Soil nailing pada umumnya dikombinasikan dengan surface protection untuk mencegah erosi dan melindungi lereng yang sudah diperkuat agar tidak terjadi keruntuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kemiringan pada lereng yang diperkuat setinggi 5meter dari 20 meter kemiringan total terhadap stabilitas lereng menggunakan PLAXIS 2D. Hasil analisis menunjukan alternatif kemiringan lereng 1V:1H sudah memenuhi kondisi aman sehingga tidak perlu dilakukan perkuatan sedangkan lereng dengan alternatif kemiringan 2V:1H, 3V:1H dan 4V:1H diperlukan perkuatan soil nailing untuk meningkatkan nilai faktor keamanan sehingga memenuhi kondisi aman. Penggunaan Macmat HS dan Shotcrete tidak berdampak besar terhadap nilai faktor keamanan. Penggunaan Shotcrete menaikkan nilai faktor keamanan lebih besar dibandingkan Macmat HS karena perbedaan tingkat kekakuan dari kedua material tersebut.
Copyrights © 2022