JK Unila (Jurnal Kedokteran Universitas Lampung)
Vol 1, No 3 (2017): JK UNILA

Hubungan antara Faktor Resiko Pajanan Lingkungan dengan Kasus Eksaserbasi Asma Bronkial di Pringsewu, Lampung

Adityo Wibowo (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2017

Abstract

Asma bronkial merupakan salah satu penyakit alergi yang masih menjadi masalah kesehatan baik di negara maju maupun di negara berkembang. Menurut survey Dinas Kesehatan Pringsewu pada tahun 2015 Angka kesakitan asma termasuk urutan tertinggi dari penyakit saluran pernafasan yang diderita warga. Eksaserbasi asma (serangan asma atau asma akut) adalah episode peningkatan progresif dari sesak napas, batuk, wheezing, dada terasa berat, atau beberapa kombinasi dari gejalagejala tersebut. Hal ini ditandai dengan penurunan volume udara ekspirasi yang dapat dinilai dengan pengukuran volumeekspirasi paksa detik pertama (forced expiration volume-1) atau arus puncak ekspirasi (peak expiration flow) pada pemeriksaan fungsi paru. Resiko berkembangnya eksaserbasi asma merupakan interaksi antara faktor pejamu (host factor) dan faktor lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara faktor resiko pajanan lingkungandengan kasus eksaserbasi asma bronkial di Pringsewu, Lampung. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan metode cross sectional, menggunakan data primer dan sekunder. Penelitian ini dilakukan di Klinik Spesialis Paru Harum Melati, Pringsewu, Lampung. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien asma, sampel diambil dengan metode total sampling. Jika terdiagnosa klinis asma, maka pasien akan dilakukan informed consent untuk pengisian kuesioner dan pemeriksaanpenunjang konfirmasi menggunakan spirometri sebanyak dua kali yaitu pre dan post bronkodilator. Jumlah total sampel yang memenuhi kriteria inklusi selama bulan September sampai dengan November 2016 sejumlah 60 orang. Faktor resiko penyebab asma tersering di Pringsewu, Lampung adalah debu, olahan tanaman, dan asap. Derajat keparahan pasienbervariasi akan tetapi masih didominasi oleh keparahan derajat ringan yaitu kurang dari dua kali kekambuhan dalam sebulan.Kata Kunci : derajat keparahan, ekserbasi asma bronkial, pajanan lingkungan

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

JK

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Dentistry Environmental Science Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Neuroscience Public Health

Description

Jurnal Kedokteran Universitas Lampung (JK Unila) is a journal of scientific publications published every six months using a peer review system for article selection. Jurnal Kedokteran Universitas Lampung (JK Unila) can receive original research articles relevant to medicine and health, meta-analysis ...