AGROSCIENCE
Vol 11, No 2 (2021): December

PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR KULIT NANAS TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DI PRE NURSERY

hendro _ kartiko, S.P (Universitas Borobudur)
Prof. Ir. Darwati Susilastuti, MM (Unknown)
Ir. M. - Husni, MM (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Dec 2021

Abstract

Ketersediaan tanah subur saat ini untuk media pembibitan sangat terbatas. Rendahnya ketersediaan unsur hara dapat menjadi faktor penghambat di pembibitan. Untuk proses pembibitan ini, salah satu faktor penentunya adalah pemupukan. Upaya untuk meningkatkan efektivitas, pemupukan perlu dilakukan agar pertumbuhan tanaman dapat ditingkatkan. Limbah kulit nanas yang tidak terkendalikan yang kemudian berdampak negatif yang akan mempengaruhi berbagai segi kehidupan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Permasalahan lingkungan yang terjadi adalah menjadi sumber bakteri penyakit, pencemaran udara, tanah, air, dan lebih jauh lagi terjadinya bencana ledakan gas metan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pupuk organik cair kulit nanas dan berapa dosis pupuk organik cair kulit nanas yang dapat memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan bibit tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Pre nursery. Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan di rumah bibit, di Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi pada bulan April – Juli 2021. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 1 faktor yaitu dosis POC kulit nanas (A) dan terdiri dari 6 taraf, yaitu: A0 : Dosis POC kulit nanas 0 ml/L, A1 : Dosis POC kulit nanas 10 ml/L, A2 : Dosis POC kulit nanas 20 ml/L, A3 : Dosis POC kulit nanas 30 ml/L, A4 : Dosis POC kulit nanas 40 ml/L, A5 : Dosis POC kulit nanas 50 ml/L. Dimana setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap ulangan masing masing berjumlah 5 tanaman sampel. Hasil penelitian menunjukan pemberian pupuk organik cair kulit nanas memberikan pengaruh nyata hingga sangat nyata terhadap morfologi (tinggi tanaman, diameter batang, dan panjang akar) dan fisiologi (biomassa pertumbuhan) bibit tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Pre nursery. Pemberian dosis 50 ml/L pupuk organik cair kulit nanas memberikan hasil terbaik terhadap parameter tinggi bibit 1-3 BST (7,06 cm, 16,70 cm dan 22, 30 cm), diameter batang 1 BST (3,48 cm), jumlah daun 1-3 BST (2,06 helai, 3,06 helai dan 4,44 helai), panjang akar (20,50 cm), dan bobot kering (2,82 cm).

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

agroscience

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Energy

Description

Jurnal Agroscience (JAGSCI) dahulu bernama Journal of Agroscience adalah media publikasi ilmiah hasil-hasil penelitiandi bidang pertanian yang meliputi teknologi budidaya, sosial-ekonomi pertanian, penyuluhan dan kelembagaan pertanian. Pertama kali diterbitkan pada tahun 2008 dalam edisi cetak ...