Sawi hijau (caisim) merupakan sayuran daun yang cukup populer di Indonesia sebagai pendamping masakan yang kaya nutrisi. Untuk memenuhi kebutuhan pasar, diperlukan upaya peningkatan produktivitas sawi hijau, salah satunya yaitu melalui pemupukan. Pemanfaatan kompos dari kulit buah jarak pagar (KJP) merupakan strategi pengelolaan limbah pertanian, sekaligus menciptakan alternatif pemupukan untuk meningkatkan produktivitas tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk kompos dari limbah KJP terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret hingga Juni 2020 dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) nonfaktorial. Tanaman diberikan perlakuan dosis pupuk kompos dari limbah KJP dengan empat taraf perlakuan, yaitu D0 (0 g/tanaman), D1 (100 g/tanaman), D2 (150 g/tanaman), dan D3 (200 g/tanaman). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, dan bobot basah tanaman sawi hijau. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan dosis kompos berpengaruh secara signifikan terhadap seluruh parameter penelitian. Perlakuan D2 (150 g/tanaman) memberikan hasil terbaik dengan rerata tinggi tanaman 37.94 cm, 11.88 helai daun, luas daun 1304.56 cm2, dan bobot basah rata-rata 138.33 g.
Copyrights © 2021