Limbah baglog jamur tiram putih adalah limbah yang dihasilkan dari media tanam jamur tiram yang telah tidak produktif. Pada umumnya limbah baglog jamur tiram belum dimanfaatkan secara maksimal. Limbah baglog jamur tiram memiliki komposisi yaitu terdiri dari 80% serbuk gergaji, 10% dedak padi, 1,8% gipsum dan 0,4% TS. Dari jumlah komposisi tersebut serbuk gergaji dan dedak padi yang paling banyak komposisinya dimana kedua komponen itu memiliki kandungan superkarbon yang dapat dijadikan bahan baku pembuatan bahan bakar alternatif biobriket. Penelitian yang dilakukan adalah pembuatan biobriket tanpa karbonisasi dari limbah baglog jamur tiram putih dengan perbandingan rasio bahan baku dan perekat (10:3:3 10:3:5 10:3:7) dan temperatur oven (95 ºC,105 ºC,115 ºC,125 ºC). Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh rasio getah damar dan suhu pada oven terhadap biobriket yang dihasilkan. Pembuatan biobriket menggunakan getah damar mata kucing dan tepung tapioka sebagai perekat. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan hasil biobriket yang memenuhi syarat SNI yaitu berkisar 4735-5759 kal/g.
Copyrights © 2017