Hampir semua orang sependapat bahwa Pandemi Covid19 yang telah melanda dunia tidak hanya merengut nyawa ribuan manusia, namun juga menghancurkan tatanan kehidupan sosial ekonomi masyarakat, termasuk pada petani jengkol di Kabupaten Aceh Barat Daya. Penelitian yang dilakukan untuk melihat dampak pandemi Covid19 terhadap agribisnis usaha tani jengkol ini menunjukkan bahwa telah terjadi penurunan pendapatan petani jengkol sebesar 39,11 % dibanding sebelum pandemi, dimana penurunan ini terutama akibat penurunan harga jengkol yang mencapai 43,16 %. Komparasi pendapat petani jengkol antara sebelum dan masa pandemi dengan uji t sampel berpasangan menunjukkan perbedaan penurunan pendapatan yang signifikan. Menyikapi penurunan pendapatan petani yang signifikan ini dibutuhkan peran pemerintah daerah dalam mendorong petani untuk memproduksi olahan jengkol misalnya menjadi kerupuk jengkol, sehingga memberikan nilai tambah produk, tambahan pendapatan dan lapangan kerja baru bagi rumah tangga petani.
Copyrights © 2022