al-Afkar, Journal For Islamic Studies
Vol.1, No.1, January 2018

AGAMA, POLITIK DAN FUNDAMENTALISME

Asep Arsyul Munir (STAI Tasikmalaya)



Article Info

Publish Date
10 Jan 2018

Abstract

Fundamentalisme agama kontemporer berakar pada agenda modernisasi Barat yang gagal dan reaksionisme terhadap manifestasi modernitas yang tak diharapkan; lalu penolakannya atas nilai dan institusi keluarga sebagai struktur sosial yang dipelihara agama. [Haynes 2003]. Kebanyakan motivnya adalah fragmentasi anggapan bahwa peran Tuhan bagi banyak kalangan fundamentalis saat ini terancam dan tengah tergantikan oleh buku panduan kemajuan teknis yang menggiring pada perubahan sosio-kultural-ekonomical secara radikal.Faktor lain yang mendorong semakin massivnya perkembangan kaum fundamentalis Islam adalah; pemerintahan yang miskin, tingkat pengangguran warga yang tinggi, kegagalan arus modernisasi, implikasi buruk proyek globalisasi [westernisasi], hegemoni dan imperialisme Barat [Eropa dan Amerika], urbanisasi, industrialisasi yang terbatas dan tumbuhnya kelas warga yang kecewa [atas kinerja regime]. Singkatnya, ekspresi kebangkitan politik muslim yang termanifestasikan ke dalam gerakan fundamentalisme disinyalir memiliki dua akar historis yang berkait kelindan; pertama, bersifat lokal: sebagai respon atas konsep relasional Negara-Islam; kedua, bersifat trans-nasional: sebagai respon terhadap hegemoni dan globalisme Barat. Sebagai jalan pintasnya, maka tak sedikit komponen masyarakat muslim modern yang memilih menaiki kendaraan Islamisme dimana menginginkan perubahan total pada seluruh segmentasi publik.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

Afkar_Journal

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

al-Afkar, Journal for Islamic Studies is published by Association of Secondment Lecturers (Asosiasi Dosen DPK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Indonesia. Focus of al-Afkar, Journal for Islamic Studies is on publishing original empirical research articles and theoretical reviews of Islamic Studies, ...