Pembelajaran untuk anak usia dini disesuaikan dengan karakternya sebagai anak-anak. Karena fase anak-anak merupakan masa keemasan untuk tumbuh dan berkembang, terlebih lagi pada masa awal kelahiran sampai usia 6 tahun, oleh karena itu orang tua dan guru yang mendampingi mereka memiliki peran yang penting dalam meningkatkan kemampuan anak. Salah satu kemampuan yang dimiliki anak-anak adalah merekam segala sesuatu yang dilihat atau didengarnya, tetapi pada masa ini anak-anak juga tidak dapat dipaksakan karena karakternya yang masih senang bermain, maka pembelajaran yang cocok untuk anak-anak adalah mengenalkan benda, angka, atau huruf. Penelitian ini dilakukan terkait dengan kegiatan pembelajaran pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media jam huruf Hijaiyah. Adapun metodologi yang digunakan yaitu pendekatan deskriftif kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi partisifasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil temuan penelitian bawha masih ada para sintiwan/santriwati MDA Al-Istiqamah Cipancur Purwakarta anak usia 4-5 tahun yang belum mengenal huruf tetapi ia hafal. Hasil kegiatan sosialisasi ini terlihat sangat efektif dan sesuai dengan capaian pembelajarannya, diantaranya dapat terlihat dari capaian yang meningkat antara lain bahwa sebanyak 60% anak berkembang sangat baik dalam mengenal huruf hijaiyah, 25% anak berkembang sesuai harapan dalam mengenal huruf hijaiyah, 20% anak mulai berkembang dalam mengenal huruf Hijaiyah, dan 5% Belum berkembang. Pencapaian terbanyak adalah anak berkembang dengan sangat baik, itu artinya adalah hasil sosialisasi memperoleh perkembangan sangat baik.
Copyrights © 2022