Pendidikan nonformal merupakan pendidikan berbasis kebutuhan dan disesuaikan dengan karakteristik anak jalanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pendidikan nonformal bagi anak jalanan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif untuk mendapatkan data lebih spesifik dan lebih mendalam mengenai pendidikan nonformal bagi anak jalanan. Teknik penelitian pada penelitian ini adalah menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumen dengan teknik analisis datanya adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pendidikan untuk anak jalanan yang dilaksanakan bertempat di sekitar jalanan karena pendidikan nonformal bersifat fleksibel sesuai dengan kondisi dari anak jalanan itu sendiri dan disesuaikan dengan kontrak belajar yang telah disepakati. Hal itu dikarenakan anak jalanan sendiri memiliki kesibukan sehingga fasilitator bisa menyesuaikan dengan kondisi anak jalanan. Evaluasi oleh fasilitator sebagai tenaga pengajar anak jalanan juga dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan pelaksanaan pendidikan nonformal dan bahan masukan untuk pengembangan program. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pendidikan nonformal yang dilaksanakan untuk anak jalanan diantaranya adalah pendidikan dasar berupa pendidikan untuk menuntaskan buta aksara meliputi kegiatan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) sebagai pendidikan dasar bagi anak jalanan. Selain itu pendidikan keterampilan hidup juga diajarkan untuk membekali anak jalanan keterampilan yang dapat digunakan untuk mengembangkan kapasitasnya sehinga dari adanya pendidikan keterampilan ini dapat menjadikan anak jalanan memiliki kapasitas sehingga anak jalanan tidak kembali lagi ke jalan.
Copyrights © 2021