Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manakah diantara arus kas dan laba yang memiliki kemampuan lebih baik dalam memprediksi arus kas masa depan pada dua tahun setelah periode penelitian. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2016 – 2019 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dechow, Kothari, Watts (1997) menemukan bahwa Laba memiliki kemampuan lebih baik dalam memprediksi arus kas masa depan dibandingkan dengan arus kas operasi itu sendiri. Penelitian lain dilakukan oleh Dahler & Febrianto (2006) dengan menggunakan model regresi linier berganda menemukan bahwa Arus kas operasi tahun berjalan memiliki kemampuan yang lebih baik dibanding laba dalam memprediksi arus kas operasi masa depan baik untuk kelompok perusahaan yang memiliki laba positif maupun laba negatif. Dengan model yang sama, penelitian ini menyimpulkan bahwa laba memiliki kemampuan lebih baik untuk memprediksi arus kas masa depan dibandingkan dengan arus kas itu sendiri. Tetapi, arus kas masih memiliki kemampuan yang signifikan untuk memprediksi arus kas masa depan. Selain itu, penelitian ini juga berhasil membuktikan bahwa laba memiliki kemampuan incremental dalam memprediksi arus kas masa depan.
Copyrights © 2021